25

1779 Words

25 Nio terus menelpon Iren karena Iren tak kunjung menjawab panggilannya. Seandainya ia bisa pulang, ia ingin sekali pulang dan bertanya ada apa dengan istrinya karena sedari pagi, istrinya bersikap berbeda. Tapi sayang, ia tak bisa pulang, pekerjaan di kantor menumpuk, belum lagi Adnan sedang berlibur keluar negri, hingga Nio mengecek sendiri semuanya. Ia kembali mengutak-ngatik ponselnya dan menghubungi telpon rumah. Namun, lagi-lagi, ia menggeram kesal saat tak ada yang mengangkat panggilannya. Di rumah hanya ada Iren dan para asisten rumah tangga. Sedangkan Aryan, sang mertua sudah pindah beberapa waktu lalu. Aryan memutuskan untuk menetap di pondok pesantren untuk memperdalam llmu agamanya. Walaupun sudah sepuh, tapi semangat Aryan tak kalah dengan anak muda. Ia kekeh ingin terus

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD