bc

Manusia Lugu

book_age18+
0
FOLLOW
1K
READ
others
drama
sweet
serious
like
intro-logo
Blurb

Venya gadis polos yang sangat lugu , karena terlalu lugu ini dia di khianati oleh sahabat dan orang yang paling diri nya sayang.

Bagaimana itu bisa terjadi ? Apakah venya sangat lugu ?

Sahabat macam apa yang tega bersikap buruk kepada sahabat nya sendiri ?

chap-preview
Free preview
Healing!
"Venyaaaaaaa....." Teriaak Kenie "Iyaa, gak usah teriak gitu. Gua denger kok." Jawabku "Ya takut ga denger aja, pengen healing deh." "Kemana?" "Gatau, ada ide ga?" "Gimana kalo ke puncak?" "Boleh juga, tapi gua ajak adik gua ya? lo tau kan, ibu gua jauh jadi kalo gua pergi harus bawa adik gua." "No problem, lusa kita berangkat ya" **** Kenie adalah sahabat ku sejak di smp, kami sering menghabiskan waktu bersama. Saat gabut , atau saat ada waktu luang kami selalu pergi bersama kemana pun. Kenie sudah seperti kakak bagiku, karena pemikiran nya bisa di bilang sangat dewasa menurutku. Dia korban dari broken home, Ayah dah ibu nya harus perpisah saat dia sd . Aku salut dengan nya, masih bisa menjalani hidup walaupun tanpa kasih sayang kedua orang tua, Kenie hidup bersama nenek dan adik nya . Kenie harus merawat adik nya, dia tidak ingin nasib adik nya menjadi sepertinya . Aku mengenal kenie sudah sangat lama, bahkan aku sering menginap di rumah nya . Tapi belum lama ini, kenie harus pindah ke kost an . Terjadi perselisihan antara dia dan paman nya, untung saja dia cepat menemukan kost an . Kenie sangat pemberani, aku tidak mungkin bisa sepertinya . Meskipun aku juga termasuk korban broken home, tapi tidak seperti kenie yang harus berpisah dari orang tua nya. Aku harus melihat Papa ku memiliki dua orang istri, aku tidak bisa melihat mama terluka oleh perilaku Papa . Jadi aku sering keluar rumah untuk mencari ketenangan , bersama kenie lah aku menghabiskan waktu . Aku dan kenie memutuskan untuk pergi ke puncak lusa nanti, aku ingin healing . Pikiranku butuh refeshing, rumah yang tidak seperti rumah pada umum nya membuatku tidak betah tinggal terlalu lama . Pekerjaan yang melelahkan membuat ku butuh penyegaran, aku juga memiliki seseorang yang spesial . Kami baru saja dekat, sosok nya begitu penyabar dan pengertian . Aku sangat terkesan dengan perilaku yang dia berikan, aku pun selalu tersenyum kalau mengingatnya . Laki-laki pengertian ku yang sangat lucu, baik hati , tapi sedikit egois . *** "Vevey.." Panggil nya , dengan panggilan khasnya.. "Iya?" Jawabku "Lusa jadi ke puncak?" Tanya nya sambil mengambil satu botol minuman dingin yang dia berikan padaku "Jadi dong, kamu mau kan nyetirin?" tanyaku sambil menerima minuman dingin yang dia berikan "Boleh aja, tapi si mamad mau ikut boleh ga?" Ujar nya, mamad adalah teman dekat nya . Yang kemana-mana pasti jadi buntut "Yaudah ajakin aja." tuturku "Oke kalo boleh ntar aku bilang deh ke si mamad, kasian dia butuh healing juga." ujar nya "Ohiya, kemaren kan aku janji mau bawa in yang manis-manis buat pembuktian . Nih aku bawa in kamu, taraaaaaaaa." sambil memberikan satu bungkus coklat kesukaan ku "Wahhh coklat kesukaan aku, ko kamu tau sih?" tanya ku "Apasih yang engga aku tau." ujarnya sambil tersenyum menampilkan gigi nya yang rapi "Dih kenapa nyengir-nyengir gitu deh." sambungku sambil tersenyum malu Laki-laki yang mampu membuat ku memerah seketika ini bernama Defan, teman kerja sekaligus orang spesial untuk ku . Mungkin bisa di bilang kami cinlok, karena aku pun tidak tahu bisa suka pada defan bagaimana . Karena sikap defan yang ramah mungkin, dan sedikit lucu menurut ku . Awalnya aku tidak percaya bahwa defan menyukai ku, jadi tadi dia bawa in coklat buat pembuktian . Kita mulai sesemuany dengan yang manis, gitu sih kalo kata defan . *** Hari yang kami tunggu pun telah tiba, saat nya untuk healing. Aku sudah mengemas barang-barang yang akan aku bawa untuk healing, tinggal menunggu defan dan mamad . Kami berangkat memakai mobil mama, defan yang menyetir dan motor defam di titip di rumah ku. Tidak lama defan dan mamad pun sampai dirumah ku, Aku pun langsung menyambut kedatangan mereka. Tanpa basa basi aku pun langsung membawa semua barang bawaan ku ke mobil , tidak lupa juga berpamitan pada mama . Aku melihat wajah defan yang kikuk saat berbicara dengan mama, dia seperti tidak punya topik pembahasan . Begitu pun wajah mamad yang hanya senyum-senyum saja , padahal mama sudah membuatkan teh hangat untuk mereka berdua . Tapi tidak di minum sama sekali , dasar defaaaann batinku . Setelah berpamitan dengan mama, kami pun menuju kost kenie untuk menjemput kenie dan adiknya tentunya. *** Kami pun menuju tempat tujuan, pertama kali nya kenie bertemu dengan defan . Selama ini aku selalu bercerita tentang defan pada nya, defan begini defan begitu . Aku selalu bercerita pada nya, sekarang kenie bisa melihat langsung defan yang sering aku cerita kan ini . Kenie juga sudah punya kekasih, seorang pengacara. Hebat bukan , pacarnya seorang pengacara . Tapi yang jadi permasalahan adalah kenie menjadi kekasih kedua, sungguh rumit sekali percintaan sahabatku ini . Aku selalu menemani kenie kalau dirinya sedang galau, sampai aku sering menginap di kost nya . Menjaga adiknya, sedangkan dia bertemu dengan kekasihnya itu . "Gimana Ken menurut lu?" tanyaku tentang defan "Cakepan aslinya sih dari pada di foto." Ujarnya , iya aku memang sering memperlihatkan foto defan padanya "Masa sih ken?" Ujarku "Iyaaaaa venyaaa" Jawabnya yang sontak membuat defan dan mamad kaget "Ada apaan?" Tanya mamad dengan muka kagetnya sambil menoleh kearah kami berdua "Engga ada apa-apa ko mad, aman." Ujarku "Jadi kita mau kemana dulu nih?" Tanya defan "Kaya nya ke villa aja dulu deh, istirahat dulu." Ujar mamad "Bukan nya dari tadi lo udah istirahat ya, tidur mulu juga dari tadi." Sambung defan "Hahaha ketiduran, ga sengaja itu mah." Jawab nya dengan polos "Sama aja mamad pake d." sahut defan *** Kami pun tiba di villa, aku sekamar dengan kenie dan adiknya . Sementara mamad sekamar dengan defan, kami beristirahat di kamar masing-masing . Tidak terasa aku ketiduran sampai sore, akhirnya kami berangkat ke suatu kedai kopi di puncak . Suasana nya begitu dingin sekali, banyak kabut tebal yang menutupi jalanan yang terjal ini . Aku memesan mactha latte , kenie mocha latte , defan dan mamad arabicca latte . Adik kenie memesan cake, dia sangat menggemash kan sekali saat memakan cake nya . Aku mengajaknya berselfie , defan yang memperhatikan ku ikut tertawa saat adik kenie berpose duck face . Seketika muka ku langsung memerah , di kedai kopi juga banyak spot untuk berfoto . Aku bersama defan memutuskan untuk berjalan-jalan ke tempat spot-spot foto tersebut , langit pun mulai gelap . Lampu-lampu yang bergantungan di kedai kopi pun menyala, menambah indah tempat tersebut . Aku dan defan pun sesekali berselfie di dekat jembatan yang di penuhi lampu kelap-kelip itu . Sungguh aku sangat menikmati malam ini, tentunya karena bersama defan . Dari kejauhan aku juga melihat kenie yang sedang berfoto dengan adiknya serta mamad, aku senang bisa mengajak nya kesini . Kenie jadi bisa sedikit melupakan masalahnya itu, Aku bahagia sekali karena di kelilingi orang-orang yang sangat aku sayangi . ***

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Desired By The Hockey Captain Alpha

read
7.0K
bc

Kaimana, Shemar & Emrys the powerful three

read
3.8K
bc

The Luna He Rejected (Extended version)

read
613.8K
bc

His Unavailable Wife: Sir, You've Lost Me

read
10.5K
bc

Alpha's Instant Connection

read
651.0K
bc

Secretly Rejected My Alpha Mate

read
35.8K
bc

Claimed by my Brother’s Best Friends

read
820.0K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook