Anna terkejut melihat sosok ayahnya sudah berdiri di depan pintu dengan wajah yang sulit dijelaskan. Dia menoleh ke arah pria yang menolongnya. “Mengapa kau lancang sekali” geram Anna Pria itu bingung, apa yang salah dengannya. “Mengapa kau marah denganku?, seharusnya kau berterima kasih karena aku sudah membukakan pintu untuk tamu” “Aku tidak memintamu untuk melakukannya” Anna sangat geram dengan tingkah pria di dekatnya ini. “Tapi...” “Cukup...!” bentak Anna “Ada perlu apa ayah kemari? “Siapa dia?” bukannya menjawab, Darren justru balik bertanya sambil melihat ke arah pria muda yang ada di samping Anna. Rasa jengkel semakin memuncak, mungkin beberapa menit kemudian Darren bisa saja meledak. Dia tidak ingin dengan kehadirannya pria asing yang bersama Anna akan membuat Carl ber

