Pertemuan di Ruang Sidang

1987 Words

Pagi itu, udara di sekitar gedung kantor pelayanan hukum dan pengawasan profesi terasa berbeda lebih berat, lebih tegang, seolah seluruh kota Denpasar pun ikut menahan napas menanti apa yang akan terjadi. Di halaman depan, barisan kendaraan mewah berwarna gelap tiba satu demi satu, menarik perhatian siapa saja yang lewat; tanda jelas bahwa ini bukan sekadar pemeriksaan administrasi biasa, melainkan awal dari pertarungan hukum dan kekuasaan yang sudah lama ditunggu dari balik bayang‑bayang masa lalu. Di dalam salah satu kendaraan itu, Andra duduk tegak di kursi belakang. Wajahnya tanpa ekspresi namun setiap garis rahangnya yang tegas serta kilatan dingin di matanya mengungkapkan betapa besarnya kewaspadaan dan kemarahan terpendam yang dibawanya. Di sebelahnya, Ayu duduk tenang meski jantun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD