57 - Pulang

1940 Words

Willy menghela napas seraya duduk di pinggir ranjang. Rasanya hampa. Hidup punya segalanya tidak juga selalu membuatnya senang. Dia kini punya rumah, mobil, apartemen, pekerjaan tetap, dan mampu membiayai hidup ibu dan adiknya. Namun, dia belum bisa membahagiakan dirinya sendiri. Jujur dia belum merasa bahagia. Bukan dia tidak bersyukur atau merasa kurang dengan apa yang dia miliki. Akan tetapi dia hanya merasa sepi karena belum mendapatkan sosok pendamping yang dapat memberinya rasa cinta yang membuat hidupnya penuh makna. Rasa hampanya itu semakin bertambah sejak Shena tidak lagi di sisinya. Sejak 2 bulan lalu itu Shena sudah menjauh darinya. Mungkin wanita itu menjauh karena menjaga perasaan tunanganya. Kapan dia merasa tidak hampa seperti ini lagi? Sepanjang hidupnya dia belum pernah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD