Pagi itu terdengar ketukan dipintu depan,bergegas Aku membukanya.Itu pasti anakku,mereka datang pagi ini.
"Bapakkk......"berdua bidadari kecil ini menghambur dalam pelukanku
sekuat tenaga kutahan air mataku jatuh...kupeluk mereka erat2,mulutku terkunci hanya kerinduan yg kuluapkan
"mas......"suaranya membuyarkan tangisan anakkuu
Ya perempuan itu berdiri dipintu,dia mulai melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah.mulut ini terkunci tak mampu menghentikannya,Karena bagaimanapun rumah ini rumahnya juga
segera dia mengambil tanganku Dan menciumnya.sesaat Aku hanya terdiam,kemudian dia maju selangkah dan memelukku.aku hanya bisa mematung,kaget tak menyangka dia melakukan itu
sesaat kemudian Aku tersadar dari lamunan,segera kulepaskan pelukannya.tapi dengan erat dia tetap memelukku
"apa yg kamu lakukan,bagaimana kalau mertuamu melihatnya....."
"biarlah mas...Aku tidak peduli...Aku rindu padamu,biarkan Aku memelukmu lebih lama....."ucapnya lirih Dan semakin merapatkan tubuhnya padaku
kudorong perlahan tubuhnya menjauh dariku.tak punya akhlak bagaimana dia bisa melakukan itu sementara mertua dan suaminya berada dirumah tepat didepan rumahku
setelah kupersilahkan masuk dengan cepat anak-anak berceloteh menceritakan bagaimana kehidupan mereka 2tahun ini.
bagaimana mereka sangat merindukanku.aku hanya sesekali tertawa mendengar celoteh riang putriku.rasa nyaman bergelayut dihati Karena mantan istriku terlihat tidak berniat meninggalkan rumah ini.aku heran mengapa dia berdiam disini,bukannya pulang kerumah mertuanya bersama suaminya
tak terasa waktu ashar sudah masuk.aku bergegas mengambil wudhu dan mengajak putriku shalat berjamaah,sementara Ibu mereka sedang tidur dikamar anak2
setelah shalat Aku ajak ke dua putriku keluar rumah untuk ngabuburit sekalian beli makan untuk buka puasa karena memang semenjak bercerai tak sekalipun Aku masak sehingga dirumah tak ada satupun bahan makanan