Tertangkap

1185 Words

Satria sigap bersembunyi di samping jendela. Peluru panas itu nyaris menyambar lengannya. Ia mengambil risiko, sedikit mengintip untuk memetakan posisi sang penembak, lalu cepat mengkalkulasi arah tembakannya. DOR! Satria menarik pelatuk. Tembakannya telak menghantam kaki sang penembak. Tanpa buang waktu, Satria melompat keluar dari jendela, mendarat di dekat seorang ajudan yang meringis kesakitan sambil memegangi paha. Ia merampas senjatanya. “Cepat! Dua orang lari ke arahmu, Satria!” teriak Heru dari earphone yang Satria kenakan, suaranya terdengar tegang. Satria kini dihadang dua prajurit berbadan besar dengan senjata terhunus. Satria melepaskan dua tembakan cepat, masing-masing mengenai lengan kedua prajurit itu hingga senjata mereka terlepas dan terjatuh ke tanah. Dengan sigap, Sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD