"Jadi, dia telah mengubah seluruh rekaman CCTV?" tanya Mardani, suaranya tercekat oleh kemarahan yang tertahan melihat layar CCTV tak sesuai harapanya. Prajurit yang bertugas mengoperasikan laptop itu menunduk dalam-dalam. "Mohon maaf, Jenderal. Pelaku berhasil meng-hack data DVR. Seluruh rekaman yang kami dapatkan sudah dimanipulasi." Mardani mengepalkan tangan di samping tubuhnya. Ia menoleh ke ajudan di belakangnya. "Ini artinya, penyusup ini terorganisir dengan baik?" Ajudan itu mengangguk kaku, sorot matanya serius. "Ya, Jenderal, ini bukan pekerjaan orang sembarangan." Flashback Malam Pelarian Satria TAK! Suara hentakan tombol terakhir pada keyboard laptop memecah keheningan. Rian, yang duduk di belakang Heru di dalam mobil, menghela napas lega. “Selesai,” kata Rian. “Aman, R

