Walau Boy yang di nyatakan sudah menyelesaikan penyelidikan yang di butuhkan oleh kepolisian yang lagi-lagi harus terbukti kalau dirinya tak memiliki kaitan apapun, apalagi sebagai kaki tangan, namun mata para detektif itu tetap saja awas memantau semua gerak-gerik Boy hingga sekarang ini. “Tadi itu...” “Kenapa saat introgasi, semua pertanyaan kita bisa dengan mudahnya dia jawab yah??” “Dia juga sangat pintar membolak-balikan semua hal yang kita tanyakan” “Aku sampai ingin segera menyudahi prosesnya...” “Pusing bin gedek aku...” “Tapi sekarang....” “Justru semakin banyak tanyaku untuknya yang kalau di lihat lagi memang sangat mencurigakan” Gumam seorang detektif gendut yang nampaknya baru menyadari kejanggalannya terhadap Boy, si manusia yang sepertinya sangat sempurna dan

