Jujur saja sedari tadi hampir tiga jam perkuliahan di dalam kelas, perut Zufar terasa sangat keroncongan. Ia pikir ketika mencomot sosis milik Brina di kantin tadi akan sanggup menahan rasa laparnya, ternyata hanya bersifat sementara saja. Tahu begitu, Zufar tadi ikut sarapan saja dengan Brina. Kalau sudah begini, ia merasakan lapar sekaligus materi yang dibahas selama hampir tiga jam tadi sama sekali tak masuk ke dalam otaknya. Kelas mulai sepi. Tetapi Zufar dan Brina masih berada di dalam. Pantang bagi mereka cepat-cepat keluar jika tidak ada yang mendesak. Karena bagaimana pun juga kelas adalah tempat ternyaman alias sejuknya pendingin udara membuat mereka berdua betah. Brina masih berkutat dengan buku catatannya. Masih ada yang harus ia rapikan. Sementara Zufar sedari tadi sudah me

