Sarapan, Membicarakan Makanan

1010 Words

Brina datang ke kampus seperti biasanya, berusaha untuk tetap menjaga suasana hatinya selalu bahagia. Walau semalam dirinya sudah dipastikan susah tidur, tetapi ia tetap bangun pagi dengan bahagia. Seharian menghabiskan waktu dengan Zufar, berkeliling kota, makan bersama, hingga mengunjungi beberapa tempat yang bahkan Brian tak pernah mengajaknya ke sana adalah sebuah hal yang patut Brina syukuri. Walau lagi-lagi foto-foto kebersamaan Brina dan Zufar tak bisa mereka pamerkan dan hanya mengendap di galeri ponsel, tak apa, setidaknya semua itu bisa menjadi kenangan. Sebuah awal pengumpulan kenangan oleh dua anak manusia yang saling cinta tapi tak belum bisa menseriuskan hubungan mereka berdua. Tidak sempat sarapan, Brina memutuskan untuk mampir ke kantin terlebih dahulu. Pagi-pagi begini m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD