"Pokoknya malam ini Ayah sama Ibu pesan apa saja, aku yang traktir semuanya!" Seru Zarina. Abbas dan Mira pun hanya tersenyum menanggapi Zarina yang begitu antusias. Namun detik selanjutnya Zarina memasang wajah sendu, membuat kedua orang tua yang berada disana merasa khawatir atas perubahan yang terjadi pada wajah Zarina. "Kenapa jadi sedih gitu mukanya, Na?" Tanya Mira. "Sayang gak ada Safiyya disini, biasanya dia antusias banget kalau soal makanan kan" lirihnya mengingat akan sahabatnya yang berada di negeri orang. Mira tersenyum lalu meriah jemari Zarina, "bulan depan kuta bisa ketemu sama Fiya kok!" "Sudah ah, jangan sedih sedihan, Ayah sudah lapar ini!" Ucap Abbas mencairkan suasana agar tidak sedih berkelanjutan. Zarina dan Mira pun saling menatap dan menyunggingkan senyuman

