"Pa?" Panggil Zarina. Saat ini pasangan Ayah dan anak ini sedang terduduk di atas sofa diruang keluarga, dengan layar televisi besar menyala di depan sana. "Kenapa, Na?" "Aku boleh tanya sesuatu?" Izinnya. Yahya menatap wajah sang putri dengan alis yang terangkat dua-duanya. "Boleh dong, mau tanya apa?" Sahut Yahya. "Em, Papa sama Om Dimas sudah lama saling kenal?" Tanya Zarina sedikit malu-malu. Satu alis Yahya pun terangkat menatap wajah sang putri penuh tanya. "Em, lumayan sudah lama, sejak kita saling kerja sama saja dulu, ada apa kamu tumben nanya-nanya soal teman Papa?" Bingung Yahya dan sedikit merasa curiga. "Ya, gak apa-apa aku pengen tahu saja!" Elaknya. "Oh iya Pa, Papa sudah tahu juga tentang Hafiz anaknya Om Dimas?" Lanjut Zarins bertanya. Yahya semakin menatap Zar

