Reza Pratama adalah anak tunggal dari Budi Irawan Pratama jadi sangat dimanjakan oleh kedua orang tuanya .tapi dia lebih memilih berusaha sendiri tanpa campur tangan ayahnya.
" Bun, bunda masih Ingat gak aku pernah cerita seorang wanita dua tahun silam sama bunda ... ????" Reza bertanya...
"hhhmmm.". bundanya tampak berfikir
" kalau gak salah namanya Chika ya za, kenapa emang..???." bunda balik nanya.
" ternyata dia ada di Indonesia Bun" ujar Reza menunduk.
memang Reza sering menceritakan sang pujaan hatinya pada sang bunda.
bundanya menjadi pendengar yang baik untuk putranya.
" yaudah kapan mau melamarnya nak ..??" bunda sangat semangat mendengar nya.
" Sudah terlambat Bun, dia sudah menikah dan punya anak " Reza Diam sejenak....." aku lihat dia bahagia."
ada kesedihan dari ucapan Reza tadi membuat sang bunda menjadi kasihan pada putranya itu..
bunda tau Reza sangat-sangat mencintai wanita itu.
tapi bunda tidak bisa berbuat apa-apa.
" mungkin belum jodoh nak, kamu sabar ya" ujar bunda
..
" bunda kita aja yuk ke Jakarta aku mau mengurus perusahaan cabang saja disana , takutnya disini aku gak bisa move on kalau sering bertemu dia Bun" ujar Reza me menunduk....
bunda mengangguk tanda setuju, yang terpenting itu terbaik untuk sang putra tercintanya.
bundanya gak mau Reza terpuruk seperti waktu dulu dimana hatinya sangat hancur ketika Chika menghilang begitu saja.
Reza berfikir keras agar bayangan Chika tidak muncul lagi dalam ingatannya.
' dia Sudah bahagia semoga mereka diberi kebahagiaan ' ujar Reza dalam hatinya.
padahal sungguh sakit menerima kenyataan sepahit ini karena begitu sulit melupakan cinta pertama kita.
ya benar Chika adalah cinta pertamanya.
dengan sifat dinginnya Reza tidak memiliki kekasih semua cewek memang mengagumi nya tapi sekedar mengagumi pasti akan sulit menjadi pendamping hidup pria tampan itu.
semua foto mereka berdua hingga foto ketika Reza dengan sengaja mencium pipi Chika itu masih ada.
Reza tersenyum getir mengingatkan kenangan yang pernah mereka lalui berdua.
ada suka dan duka mereka bersama, tapi sekarang Reza tidak bisa menggapai pujaan hatinya .
lebih baik dia mengalah dan pergi selamanya dari kehidupan Chika.
Reza mengirimkan pesan singkat pada rekan Bisnisnya siapa lagi kalau bukan Irvan...
' selamat ya bro, Lo telah mendapatkan wanita yang sangat baik Lo sangat beruntung.
dari dulu gue mengejar cintanya tapi di menangkan oleh bapak Irvan .
tolong jaga dia dan jangan pernah berniat menyakiti hatinya.
gue rela melepaskan nya untuk Lo, semoga kalian bajagia'
by : Reza Pratama
akhirnya Reza tertidur pukul empat pagi setelah semalaman menangis memikirkan Chika yang sudah menikah.
mengikhlaskan orang yang di cintai itu sangat sulit.
seperti Reza hari ini tidak masuk kantor badan nya sangat panas dan tubuh menggigil mata panda terlihat jelas.
bunda masuk ke kamar Reza disana terdapat foto berserakan.foto Chika dan juga sang putra sedang tersenyum berdua.
ada kesedihan di matanya.
setelah sekian lama kenapa sekarang bertemu lagi, kenapa Reza tidak bisa move on padahal gadis itu sudah bahagia bersama pasangannya.
sepertinya pindah ke luar kota sangat bagus untuk kesehatan putranya.
bunda gak mau Reza terpuruk lagi dengan masa lalunya . . . . . . . ..
bunda berfikir keras saat ini setelah Reza oleh dokter pribadinya, dia cuma kecapean semalem gak tidur jadi badannya lesu . .
"Bun, jangan sedih Reza baik-baik saja Bun . !! Bu da jangan kawatir ya bentar lagi setelah minum obat pasti sembuh" ujar Reza menenangkan hati sang bunda . .
" bagaimana bunda tidak kawatir sayang kamu demam panas begini dibilang gak apa-apa .. bunda gak mau ya za kalau keadaan kami seperti dulu lagi... lawan lah masa lalu kamu nak bunda juga pengen kamu menikah dan memberi bunda cucu...
jangan lama-lama terpuruk seperti ini . hidup memang tak harus saling memiliki nak.
tapi hidup untuk saling melengkapi yang awal nya benci bisa jadi cinta begitu sebaliknya... kamu pasti bisa melewati semua ini sayang bunda percaya kamu pasti kuat nak . "
Reza mencerna semua kata-kata bundanya benar kata bunda sampai kapan dia terpuruk dalam bayang masa lalunya ini melainkan wanita dimasa lalunya sudah menikah.
dia bahagia sekali dengan pasangan nya.
" setelah kamu sembuh kita langsung terbang ke Jakarta ya tempat kamu lahir dulu, di sana kamu masih punya nenek dari ayah jadi kita tinggal bersama mereka agar kita tidak kesepian sayang" ujar bunda..
Reza mengangguk tanda setuju dengan semangat melahap bubur yang di bikin oleh bunda untuk nya tak terasa semua bubur yang ada di mangkuk tandas .
Di Jakarta ada perusahaan peninggalan sang kakek dari bundanya jadi Reza akan mengelola disana.
dia akan fokus membesarkan perusahaan itu ....
" bunda terimakasih sudah menyemangati aku terimakasih sudah memberikan aku saran yang luar biasa aku janji setelah aku sembuh semua ini akan aku bakar agar tak tertinggal satu kenangan dengannya" ujar Irvan semangat...
bunda mengangguk dan memeluk sang putra nya " sebenarnya tidak perlu seperti itu cukup hilangkan di sini" ujar bunda menunjuk d**a sang anak...
cukup hilangkan di hati saja semua akan selesai seiring berjalannya waktu.