Bab 10 : Senyum

2597 Words

Minggu Ada suara derit ranjang, langkah kaki, decit pintu yang dibuka dan ditutup. Gemericik air yang jatuh dari shower dan napas yang tak teratur. Apa yang sedang dia lakukan di dalam sana? Jam 3 pagi begini? "Kau terbangun?" Tubuhku berjengit kaget karena suaranya yang tiba-tiba menggema di dalam kamar. "Karena suara gemericik air." Kataku seraya mengangkat bahu. "Kau terganggu?" Ia bertanya, handuk kecil masih berada di atas kepalanya. "Entahlah, mungkin karena sudah terbiasa hidup sendiri dalam waktu yang cukup lama jadi hal-hal kecil seperti suara pintu, langkah kaki dan tetesan air membuatku cepat terjaga." "Maaf." Katanya. Ia berjalan ke arahku setelah memakai kembali kaosnya. "Kembali tidur?" "Tak ada pilihan lain." Dia tersenyum muram, tangannya membuka selimut dan mulai b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD