Rencana Kakek
"APA KEK M-MENIKAH???" Jaehyun berteriak kaget mendengar penuturan sang kakek yang menyuruhnya menikah sebelum usia 25 tahun.
"Oh ayolah kek cucu mu ini bahkan hanya tinggal hitungan beberapa bulan lagi dan usianya akan genap 25 tahun. Bagaimana bisa aku mendapatkan calon istri dalam kurun waktu secepat itu" Jawab pemuda Jung setengah merengek berharap kakeknya luluh dan merubah pikiran nya.
"Siapa yg menyuruhmu mencari calon istri Jung? Kakek sudah menyiapkan calon yang cocok untukmu. Dia cantik, berpendidikan tinggi dan tentunya dari keluarga baik baik, kau pasti akan menyukainya" Jawab sang kakek enteng sembari tersenyum licik dihadapan cucu semata wayangnya yang kini tengah menatapnya tajam layaknya elang.
"Hei jangan menatapku seperti itu anak muda, tidak sopan sekali kau pada yg lebih tua. Ayolah Jung, umur kakek ini sudah tak muda lagi, bahkan badan kakek saja sudah hampir renta, sudah saatnya kakek beristirahat dan menimang cucu darimu. Dan kakek baru bisa mempercayakan seluruh harta kakek jika kau sudah menikah dan memiliki keturunan. Itu mutlak Jung, tidak ada penolakan" Tegas sang kakek.
Jung Jaehyun hanya menghela napas beratnya, ia tidak akan bisa melawan keputusan sang kakek jika dia sudah memakai wejangan harta juga umurnya, apalagi dia sudah menyiapkan seseorang untuk ia nikahi nantinya. Biarlah akan ia pikirkan nanti jalan keluarnya.
"Aku pergi dulu kek, masalah ini kita bicarakan lagi lain waktu" Ucap Jaehyun sembari melangkahkan kaki nya keluar meninggalkan sendiri sang kakek diruang tamu mansionnya dengan wajah yang kesal.
"HEI MAU KEMANA KAU CUCU NAKAL, KAKEK BELUM SELESAI BICARA, JANGAN KELUAR KAMU" Teriak sang kakek kesal.
"CARI ANGIN KEK" Jawab Jaehyun sedikit berteriak juga karena kini ia sudah berada di teras depan mansion dan berniat untuk menemui sahabatnya untuk sekedar mengusir penat dan frustasinya yang tiba-tiba saja menguasai pikirannya saat ini.
***
"Hei dude kenapa mukamu ditekuk begitu, ketampanan mu jadi berkurang kau tau" Ledek Seo Jhonny sahabat Jaehyun yg terkejut melihat sahabat seper popokannya tiba-tiba muncul di apartemennya dengan wajah suram seperti baru ditinggal pacarnya kawin.
"Jangan meledekku begitu Seo" Ketus Jaehyun jengah diledek sahabatnya seperti itu.
Mendengar marganya disebut Seo Jhonny paham bahwa sahabat tampannya ini tengah dirundung masalah yg cukup rumit.
"Ok ok sorry, duduk lah dulu. Habis tak biasanya kau datang tanpa memberi kabar terlebih dahulu, ditambah dengan muka lesu begitu, seperti orang yang kena anemia saja. Sekarang ceritakan apa masalahmu?" Tanya Jhonny to the point.
"Kakek menyuruhku menikah sebelum usiaku genap 25 tahun. Bahkan ia sudah menjodohkanku entah dengan siapa itu, kau tau ini gila Jhon" Erang Jaehyun frustasi.
"APA KAU DIJODOHKAN? YANG BENAR SAJA JAEH?? Apa apaan kakek tua itu, apa dia pikir cucunya ini begitu tidak lakunya sampai harus dicarikan jodoh segala hahaha" Tawa Jhonny menggelegar mendengar cerita sang sahabat membuat Jaehyun semakin jengkel melihatnya. Berharap rasa frustasi juga bingung nya hilang, ini malah rasa jengkel yang datang.
"Aish sialan sekali kau Seo Jhonny, beraninya kau menertawakan ku begitu cih" Jaehyun mendorong kepala Jhonny pelan dengan jari telunjuknya agar si pria menyebalkan ini menghentikan tawanya.
"Haha sudah sudah lebih baik sekarang kau ikut aku, baby sugarku membuat pesta reuni dengan kawan kawan lamanya di Villa. Ini pasti sangat menyenangkan juga ya mungkin bisa menghibur mu dekit, siapa tau kau akan menemukan jodohmu disana, dan bisa membuat perjodohan itu batal" Ajak Jhonny sembari menaik turunkan alisnya menggoda.
"Tidak, kau tau kan kalau diriku tidak begitu suka suasana pesta, reuni atau semacam itu. Lagi pula sekarang pikiranku sedang kacau, kau sendiri saja yang pergi" Tolak Jaehyun sambil mengusap wajahnya kasar.
"Oh ayolah Jae, kapan lagi kita bersenang senang. Mungkin kau bisa sedikit melupakan beban pikiran suntukmu disana, mari lah kita bersenang senang, sekalian minum minum disana" Jhonny menarik narik kecil lengan Jaehyun.
"Hais menyebalkan sekali kau, hah ya sudah terserah kau saja, aku tau kau akan terus memintaku ikut jika aku terus menolak. Cepat bersiap sebelum aku berubah pikiran" Jaehyun menyerah mungkin tak masalah kali ini dia menurut saja siapa tau disana ia bisa sejenak melupakan masalahnya, dan sedikit bersantai ria.