26 - Siasat Busuk Kevin

1501 Words

“Kita harus melakukan sesuatu, Ayah. Kalau tidak, Eden bisa merebut kembali semua yang harusnya menjadi milik kita,” ucap Kevin dengan nada panik pada sang ayah. Tuan Charles mengusap wajahnya dengan kasar. “Ini akan sulit. Karena kakekmu sudah memasukkan lagi nama Eden ke dalam daftar ahli waris. Bahkan, jika Ayah membunuhnya sekarang, pengacara kakekmu pasti akan tetap mengumumkan warisan untuk Eden di depan publik.” “Lalu bagaimana? Kenapa tidak kita bunuh saja anak sialan itu? Bukankah dia adalah ancaman utamanya? Kita tinggal harus menyingkirkannya seperti Ayah menyingkirkan orang tuanya, kan?” “Jangan bodoh, Kevin! Kalau kita melakukan tindakan gegabah seperti itu, yang ada justru publik akan menaruh curiga pada kita. Bagaimana mungkin Edward dan putranya yang memiliki garis pener

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD