"Maafkan aku Raisa, aku sungguh minta maaf." "Sebagai orang tua yang turut andil dalam perjodohan kalian kami pun sangat menyesal bahwa kami tidak mencari tahu secara pribadi, orang tuamu pun sangat meyakinkan kami. Om penasaran, mengapa mereka juga menyembunyikan Aira, apakah mereka menentang pernikahan kalian sebelumnya?" "Sejujurnya iya, tapi, itu sudah lama berlalu." "Kami pikir kau jujur Nak Tama, tapi ternyata ... kau mengecewakan sekali._" "Maafkan saya ...." "Jelaskan tidak akan menyarankan perceraian untuk kalian yang baru saja menikah, om hanya ingin kalian berpikir secara matang lalu mengambil keputusan dengan benar." "Tapi, langkah awal yang harus mereka lakukan adalah pergi menemui istri Tama sekarang juga!" "Iya Bunda," jawab Mas Tama. "Sejujurnya Bunda sangat kecewa

