Bagaimanapun, sandiwara harus dilanjutkan. Olin tidak bisa mendekam selamanya di kamar Arif meski Inge tahu itulah yang sebenarnya diinginkan Arif dan Olin. “Tidur lah di sini, aku bilang ke orang rumah kalau kamu tamuku. Besok akan ada orang yang mengantar kamu kembali ke vila.” “Apa aku nggak boleh di sini beberapa hari lagi?” "Untuk apa?" tanya Inge, meski sebenarnya tidak benar-benar ingin tahu. “Kamu sangat tahu kenapa kamu nggak boleh di sini, jangan berusaha menawar. Kita lanjutkan sesuai kesekapatan,” tegas Inge dingin. Sejujurnya Inge kecewa, tak peduli seberapa banyak Inge memberi Olin agar tidak mengendalikan perasaannya dan tidak menunjukkan seterang ini sampai-sampai nekat kabur dan menuduh Inge yang bukan-bukan. "Aku kan cuma tanya," keluh Olin. Inge membuang muka, menda

