Bab 21

1209 Words

Sering kali aku lupa, bahwa di dunia aku tak sendiri. Mereka ada. Dan mengisi hidupku dengan cara yang berbeda-beda. Hingga tanpa sadar aku menikmatinya. Tanpa lagi mengeluh kepadaNya.   Lian pikir malam ini akan menjadi malam panjang baginya dan juga Sarah. Setelah mengisi perut dengan kenyang, Lian menunggu Sarah yang kini tengah membersihkan diri. Berulang kali dia tersenyum, sembari tangannya merapikan ujung sajadah yang sedang dia duduki. Dia ingin mengajak Sarah sholat sunnah terlebih dahulu sebelum melakukan segalanya yang dijanjikan pahala olehNya. Bagai mimpi indah, Lian rasanya tidak ingin buru-buru mimpi ini usai. Ternyata akhirnya kesabarannya berbuah manis. Perjuangan yang sungguh-sungguh dibalas keindahan oleh Allah. Jujur saja Lian pun kikuk. Dia bingung harus bagaiman

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD