Tak perlu mengkhawatirkan rezeki, karena rezeki Allah yang bagikan. Tak perlu mengkhawatirkan masa depan karena masa depan ada di tangan Allah. (Anonim) *** Terik sinar matahari membuat mata Iqbal menyipit. Hari ini dia harus ke kampus dengan naik angkot umum dikarenakan mobilnya masuk bengkel. Ia menatap jam tangan yang melingkar, pukul 10.00. Kurang 20 menit lagi kelas Ilmu Kedokteran Forensik akan dimulai. Dengan mengucap basmalah, lelaki berlesung pipi itu menaiki angkot yang cukup berdesakan. Ia pikir jika angkot sudah penuh tidak akan ngetem. Benar saja, angkot langsung berjalan begitu Iqbal duduk. Bagi kebanyakan mahasiswa FK di universitasnya, menaiki angkot mampu membuat strata sosialnya turun. Maklum saja, universitas tempat Iqbal menuntut ilmu itu termasuk perguruan tin

