Episode 44

1757 Words

ZOEY Aku berhasil membesarkan keempat anakku dengan bantuan Mama dan Lawrence. Hidup kami cukup baik. Aku selalu memastikan untuk membeli s**u untuk anak-anakku secara teratur. Sulit rasanya dipercaya bahwa si kembar empat akan berumur tiga tahun bulan depan. Saat aku berbaring di kasur anak-anak, kepalaku terasa sangat berdenyut. Cuaca yang terik di daerah sekitar hotel di kota ini menggangguku sejak semalam. Baru saja hendak bangun untuk mengambil air, aku mendengar suara anak-anakku. “Tenang dulu, ayo mandi, ya?” Suara Lawrence terdengar di sekeliling ruangan. Aku langsung bangkit dari tempat tidur dan keluar kamar, hanya untuk mendapati si kembar di ruang tamu dengan tubuh penuh lumpur. “Apa yang terjadi pada kalian?” tanyaku dengan alis berkerut. “Kami main lumpur, Mama,” jawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD