"Pa." Javin menemui sang ayah yang baru saja pulang dari luar kota berharap dia bisa mengadukan nasib cintanya pada laki-laki tersebut, harapannya adalah sang ayah bisa mendukung hubungannya dengan Niswa. "Papa udah dengar semuanya dari Mama, dan jawaban Papa juga sama lebih baik kamu pikirkan lagi hubungan kamu sama Niswa," jawab Pak Hendra membuat Javin langsung menghembuskan nafas kasar seiring bahu kekarnya yang luruh seperti harapannya. "Keputusan Mama sama Papa itu ya sama, kamu ketemu dan kenal lebih dekat dulu sama perempuan itu terus bandingin lebih baik mana dia sama Niswa," kata Bu Nola yang datang menghampiri suami dan anaknya yang baru saja bertemu di ruang tengah rumah mereka, Javin hanya diam mendengarnya. "Papa ini sempat-sempetin pulang dari luar kota padahal kerjaan

