"Ada masalah apa? ayo cerita sama Mama," kata Bu Ainun sambil mengelus kepala Sang Putri yang memeluknya sambil menangis, Niswa mendongakkan kepalanya agar bisa menatap wajah Bu Ainun yang saat ini berdiri di sebelahnya yang sedang duduk di meja belajar Kama. "Aku nggak tau harus cerita dari mana, Ma, tapi sekarang aku tau kalau Kama sangat mengharapkan Bang Javin jadi ayahnya," kata Niswa sambil kembali menatap gambar yang Kama buat, Bu Ainun mengambil kembali buku gambar yang saat ini sudah berada di tangan Niswa lalu meletakkan buku itu di atas meja belajar Kama dan mengajak Niswa untuk beranjak dari tempat duduknya. "Mama udah dengar semuanya dari Arsyad dan Attar," kata Bu Ainun dengan begitu lembut sambil menggandeng tangan Sang Putri mengajak wanita cantik itu untuk duduk di kur

