Walaupun mendapat segala keburukan dalam hidupnya belakangan ini tapi setidaknya Ibram masih sedikit memiliki sebuah keberuntungan karena laki-laki itu tidak harus mendapatkan hukuman pidana dari surat pernyataan Niswa yang dia palsukan, Ibram hanya mendapat teguran keras dan diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaannya. laki-laki itu juga diharuskan membayarkan denda, hingga laki-laki itu benar-benar menjual mobilnya dan semua tabungan yang dia miliki terkuras habis sementara rumah dan mobil Niswa jatuh ke tangan wanita itu sebagai harta gono gini. Laki-laki itu benar-benar jatuh miskin kehilangan harta dan juga jiwanya setelah kepergian Niswa, ketikan Niswa pergi tanpa pamit Ibram merasa kelimpungan tapi masih memiliki sedikit harapan lalu sekarang ketika mereka sudah benar-bena

