"Bapak nggak habis pikir sama kamu bisa-bisanya kamu meminta kami menerima Jihan lagi di rumah ini setelah apa yang dia lakukan! Kamu nggak sadar apa dampak dari perbuatan yang telah dia lakukan? lagi pula mau ditaruh di mana muka kita kalau kita memaafkan perbuatan memalukan yang telah dilakukan oleh pengkhianat itu?" kata Pak Hadi dengan penuh emosi ketika dia mendengar apa yang Ibram katakan sedangkan Jihan hanya diam duduk di tempatnya. Mereka baru saja tiba di rumah keluarga Ibram tanpa memberitahu sebelumnya jika mereka akan datang. "Tapi Kalila dan bayi yang ada di perut Jihan itu anakku Pak, apa mereka juga nggak ada artinya sama sekali buat bapak dan ibu? Kama udah pergi dari aku, Sekarang bapak dan ibu akan membiarkan Kalila dan bayi dalam kandungan Jihan juga pergi? lalu apa

