Re-Tired (Part 9)

2406 Words

Ia melepaskan pelukannya, menyeka air mataku. Tersenyum ia menggenggam tanganku. "Sebaiknya kamu cepat istirahat" ucapku. Ia mengangguk. Aku segera melepas genggamannya, menepis segala perasaan bahagiaku. Ku bantu ia berdiri dan mengiringinya berjalan menuju kamarnya. "Terimakasih" ucapnya ketika sudah tiba didepan pintu kamar. Aku mengangguk, "Selamat istirahat". Ku tinggalkan ia dikamarnya, dan mencari keberadaan Tommy. Ternyata Tommy ada dibalkon lantai dua, berdekatan dengan kamar Mas Andrew. "Tommy.." panggilku menatapnya yang membelakangiku, jarak kami sekitar 5 meter. Tommy menoleh dan tersenyum hangat kepadaku. "Nyonya Nabila, ayo sini" ucapnya. "Tunggu sebentar" ucapku. Aku segera berbalik dan berjalan menjauh sari Tommy, turun ke lantai bawah, mengambil kotak p3k dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD