41. Misteri masa lalu Antagonis

1885 Words

"Ngapain lo disini?" Tanya anak laki-laki dengan seragam SD itu. Anak perempuan yang di tanya seperti itu terlihat menunduk. "A-aku gak ada temen. K-kan, biasanya ki-kita selalu main bareng." Ucapnya takut-takut. "Ya, tapi dulu. Bukan sekarang!" Anak laki-laki itu berdiri, wajahnya terlihat tenang tapi matanya seperti menyimpan dendam. Anak perempuan itu semakin menunduk, dia meremas kuat rok sekolahnya. "Ke-kenapa gitu? Bu-bukannya kita itu, sahabat ya?" Dia mendongak, menatap wajah anak laki-laki itu yang lebih tinggi darinya. "Setelah lo bunuh Dhiva, lo masih berpikir gue mau jadi temen lo?" "JANGAN MIMPI!" "Asal lo tau, gue benci sama lo. Gue muak liat wajah lo. Wajah orang yang udah bunuh sepupu gue, wajah orang yang udah buat saudara gue pergi selama-lamanya," napasnya naik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD