42. The end of a mystery Antagonis

2740 Words

Beberapa menit yang lalu setelah buku bersampul ungu itu di temukan, Elisa duduk diam di tempatnya dengan Bi Yuni yang tidak canggung menemani. “Kenapa Nona bersikeras mencari Buku ini? Memangnya ada apa di Buku ini?” Tanya Bi Yuni memperhatikan buku yang Elisa sedang buka. “Untuk informasi, mungkin.” Elisa kurang yakin. Tapi nampaknya jawaban yang ia berikan membuat Bi Yuni bertanya lagi. “Informasi tentang apa?” “Sahabat kecil, Dhiva.” Perubahan ekspresi Bu Yuni sangat terlihat jelas. Elisa pura-pura acuh walaupun batinnya sudah menebak-nebak. Bi Yuni tau sesuatu. “Nona,” “Ya?” “A-apa Nona pernah merasa sakit kepala yang berlebihan?” Elisa mengedipkan mata. “Em, sekitar beberapa Minggu yang lalu, Lisa ngerasain itu.” Lagi-lagi perubahan ekspresi yang kontras di tangkap Elisa.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD