15. First mission completed

1865 Words

Suara gaduh di dalam ruangan yang cukup besar itu terhenti kala pintu terbuka dan menampilkan seorang cowok dengan seragam sekolah lengkap dengan tas sekolah di gendongan nya melangkah masuk. “Lo kelewatan.” Morgan mengerutkan keningnya, tak paham dengan maksud Nicho itu. “Apa?” “Ninggalin di jalan rawan p********n? Heh, untung dia nggak mati ketakutan.” Balas Nicho agak sinis. Baru setelah itu, Morgan tertawa kecil. Paham dengan maksud Nicho. “Jadi lo tolongin? Kenapa nggak di biarin aja sih, muak gue liat dia terus. Apalagi, tingkahnya makin hari bener-bener bikin emosi gue naik. Lebih bagus, kalo dia mati di sana.” Kejam. Entah benar atau tidak, tapi apa yang Morgan katakan itu sungguh kejam. Bagaimana bisa orang yang memiliki status hubungan dengannya malah di harapkan kema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD