Chapter 26 : The Reason Why

1011 Words

Di kamar yang hanya memiliki pencahayaan remang-remang, malam ini, Laura nampak semakin memikirkan segala hal yang akan ia lakukan. Memilih untuk pergi dari orang-orang yang sudah begitu baik dengannya dan itu pasti akan menyakiti perasaannya sendiri. Namun, di sisi lain Laura juga sudah terlalu muak dengan semuanya. Yang Laura takutkan adalah; tidak hanya 1 orang yang akan membuatnya stress setiap hari. Melainkan ada beberapa atau bahkan banyak. Laura pikir, dengan menjauhi Keenan akan membuat hidupnya sedikit tenang. Atau mungkin akan selamanya tenang. ... "Akhir-akhir ini kamu nampak banyak diam, Ra," tegur Karin. Laura hanya menggelengkan kepalanya. "Ada masalah apa lagi? Atau kamu merasa gugup karena persidangan akan dimulai dan kamu harus menghadirinya?" Lagi-lagi, Laura h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD