Tidak ada yang Darmo Vandara lewatkan sama sekali pertemuan antara Aline dan Fantino. Didengarkannya semua pula percakapan mereka karena sambungan telepon dengan Fantino yang terhubung. Pria itu sudah menjalankan perintah diberikannya sesuai kesepakatan mereka berdua buat. Ia merasa cukup puas akan hasil yang diberikan Fantino atas janji sudah pria itu tawarkan. Nanti hanya tinggal pemenuhan pembayaran harus dirinya lakukan menyeluruh. Tanggapan Aline juga tak meleset dari prediksi. Hanya saja ia tidak menyangka wanita itu akan menangis pilu di dalam mobil. Hatinya merasakan kesal dan sedih bersamaan. Pria mana pun akan bereaksi sama seperti dirinya jika menyangkut wanita yang dicintai. Tak akan pernah tega menyaksikan Aline terluka, apalagi untuk player sekelas Fantino Creo. Tidak bi

