Pagi ini tidak seperti biasanya di rumah Arman dan Santi. Biasanya, pagi-pagi buta Santi masih sibuk dengan urusan rumah, sementara Mandala masih tertidur lelap di kamarnya. Namun hari ini berbeda. Santi sudah berdandan rapi, mengenakan gaun sederhana namun anggun, rambutnya disisir rapi, dan wajahnya terlihat tenang. Di sisi meja makan, ada tas bayi yang sudah siap dengan segala perlengkapan Mandala. Tas itu terlihat penuh dengan pakaian, popok, botol s**u, dan beberapa mainan kecil favorit Mandala. Arman, yang baru saja bangun dan sedang menikmati kopinya di ruang makan, menatap dengan bingung. Biasanya, pagi-pagi begini tidak ada kesibukan sebesar ini di rumah mereka, terutama dengan tas bayi yang sudah siap seperti akan bepergian jauh. "Mas, hari ini kita akan pergi ke rumah orang tu

