Minggu pagi yang cerah, suasana rumah Arman dan Santi terasa lebih santai. Tidak ada jadwal kerja atau presentasi yang harus dikejar. Aroma kopi dan roti panggang memenuhi ruang makan kecil mereka, sementara Mandala duduk di kursi bayi, sibuk memainkan sendok kecil di tangannya. Arman melipat korannya dan menatap Santi yang sedang menyuapi Mandala dengan bubur. Ia tersenyum melihat kehangatan dalam pemandangan itu. "Santi, aku ada rencana hari ini," katanya sambil menyeruput kopinya. Santi menoleh dengan alis terangkat, penasaran. "Apa itu, Mas? Mau ke mana?" Arman tersenyum lebih lebar. "Sudah lama kita nggak jalan-jalan bersama. Aku pikir, bagaimana kalau hari ini kita pergi ke taman kota? Mandala pasti suka bermain di sana, dan kita juga bisa menghabiskan waktu bersama." Santi te

