29. CIUMAN LAGI

1339 Words

Ada satu kebiasaan yang sulit Mentari mengerti. Rasa sedih yang tersayat dihati hadir tanpa menuaikan goresan yang tak terlihat. Kamu mungkin bisa tersenyum di kala luka masih tersemat dihati. Tapi kamu tak tahu bagaimana cara melumpuhkan perasaan itu. Perasaan yang terlalu besar menggumpal di ruang yang tak dapat di kosongkan lagi. Lalu bagaimana Mentari mengikis rasa luka seiring cinta yang sudah terlalu dalam? Mentari telah melewati sepanjang malam dengan tangisnya, rasa cinta yang tak terbalas membuatnya semakin terluka. Di tambah lagi ia terbaring di rumah sakit. Suara deritan pintu ia tatap bosan dengan berbau khas obatan di bawa oleh dokter. Tapi mata membesar saat melihat Jaya yang membawakan obat tersebut. Ah seharusnya ia sudah tahu jika semua perawat disini mengenali dia.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD