28. HUJAN

1457 Words

Malam itu Langit tersadar, dia begitu keras pada Mentari hingga membuat perempuan itu menangis, Langit menyesal telah melukai hati Mentari. Langit mencari Mentari ke rumah Arga. Kali ini dia menahan emosinya, ia tak ingin Mentari malah tambah benci dengan kemarahannya. Arga tahu betul maksud kedatangan Langit. Dia langsung mengajak Langit masuk ke rumanya. "Lo." Raut setengah terkejut melihat Langit yang sudah bertahun lamanya tidak pernah ke rumah dirinya. "Gw enggak mau basa basi. Gue mau jemput Mentari." "Mentari gak di rumah gw. Tadi dia sendiri minta antar ke rumah Tata." "Lo gak bohongkan." "Enggak penting gw bohong sama lo." Langit bangkit, ia langsung pergi dengan motor besarnya. Ia mencari Mentari. Deruhan petir menggelegar seketika menemaninya. Hujan merintik mulai turun,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD