TJOL 22

1242 Words

TJOL 22 Satria segera masuk ke area pabrik, meskipun malam ini jam kerjanya belum dimulai. Satria sengaja berangkat lebih awal agar bisa melanjutkan apa yang telah ia lakukan kemarin malam. Satria beralasan kepada Indra ingin ke tempat temannya terlebih dahulu saat Indra meminta tebengan padanya. Satria melewati bagian produksi yang masih lembur, tidak ada yang memperhatikannya, semua fokus dengan proses produksi harness mobil. Syukurlah, setidaknya memuluskan langkah Satria. Sebelum Satria masuk ke dalam gudang, ia sudah benar-benar memastikan jika tidak ada orang yang melihatnya. Perlahan, Satria mulai membuka pintu gudang yang tidak dikunci. Padahal, di sini sudah seperti harta Karun. Banyak gulungan kabel sisa produksi yang nilainya cukup fantastis, hanya mafia-mafia seperti yang me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD