TJOL 21 Satria tak sengaja menabrak Darren saat ia tengah berjalan, tetapi ia sedang fokus berbicara dengan orang yang menelponnya tadi sore. Satria menyetujui permintaan sang penelpon, tentu saja pria itu sangat senang. Darren merasa heran dengan Satria, biasanya ia akan memaki-maki Darren. Entah lah, Darren tak ingin ambil pusing. Mungkin Satria sedang dalam mood yang bagus, tapi beruntunglah. Setidaknya tidak mengacaukan suasana hati Darren malam ini. Ketika waktu breifing pun demikian, Satria tampak tak fokus. Ia beberapa kali meminta mengulang jika ada yang bertanya padanya. Tidak banyak juga yang Satria sampaikan, seperti pemuda itu tengah terburu-buru. "Kenapa sih dia?" tanya Indra heran. Darren mengedikkan bahu, Indra saja tidak tahu, apalagi dirinya. Disepanjang shift,

