TJOL 19 Sepertinya malam ini malam tersial bagi Denis, ia mengalami kesialan bertubi-tubi. Mulai dari bertemu dengan gadis urakan, terkena tumpahan minuman panas, mendapat jatah nasi yang lepaknya bau sabun, entah apalagi nanti kesialan yang akan ia dapat di akhir shift. "Rizal, hari ini kamu lembur!" ucap Satria, kalimat terakhir yang ia ucapkan sebagai penutup akhir shift malam ini. Lengkap sudah kesialan Darren. Darren mengangguk kecil, ia kerahkan sisa tenaganya untuk menuju area yang ditunjuk Satria. Area paling Utara pabrik. 'Ya Allah, terima kasih. Lengkap sekali,' batin Darren. Langkah beratnya menuntun Darren untuk kembali ke area cutting tube, area yang pernah ia tangani dengan Indra kemarin malam dan dengan masalah yang sama. Darren diminta mengganti pisau dari dua mesin

