Konsultasi Cinta

3384 Words

Aku sendirian, ruangan ini nyaman dan juga dipenuhi kegelapan yang aku sukai. Selimut tebal, Kasur empuk. Segalanya sungguh sempurna bahkan ini adalah satu hari dimana semestinya aku bisa tidur dengan nyenyak dengan seluruh penawaran yang ada. Tapi aku tidak bisa. Mataku terus saja terbuka dalam kegelapan. Aku memang sempat tertidur meski hanya sesaat, tapi karena mimpi buruk yang terbawa ke dunia nyata. Tubuhku tersentak dan kini aku kesulitan untuk benar-benar tidur. Aku berbalik dari tempat tidur, sedikit gugup sebab aku memiliki anggapan bahwa Elvern mungkin saja berada disini menenami aku. Tapi tidak. Ruangan ini benar-benar kosong. Dan pria itu menepati janjinya untuk memberikanku kenyamanan agar bisa tidur dan beristirahat dengan tenang. “Apa sih yang sebenarnya aku harapkan ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD