"Baiklah, tenang, jangan panik, aku akan segera menghubungi Ira," jawabku pada Maura. "Kenapa dengan Mbak Ira?" "Aku akan memintanya datang untuk membantumu," jawabku. "Tapi, aku minta bantuan pada Mbak Aisyah, bukan Mbak Ira." "Bukannya tidak mau membantu, tapi aku bingung ..." "Bingung kenapa, Mbak tinggal transfer ke rekening saya," jawabnya cepat. "Bukan masalah itu ... sejujurnya aku harus bicara pada suamiku dulu." "Apakah tadi pagi Mbak memberi saya uang atau izin suaminya?" "Tentu saja, sekarang aku sudah menikah, tentu saja segala sesuatu harus atas sepengetahuan suamiku," jawabku memberi alasan. Sebenarnya bukan tidak mau menolong, tapi aku tidak ingin terlalu memanjakan dan membuat Maura bergantung padaku. Masih baik aku menolongnya sedikit dan aku tak akan memberinya

