Pusing

1043 Words

Siang itu lantai dua puluh delapan masih ramai. Tawa teman-teman kantor Kesya sesekali terdengar karena mereka masih menikmati makanan yang dikirim Angkasa. Kotak sushi cantik itu hampir habis, salmonnya juga tinggal sedikit. “Kes… serius ini enak banget,” kata Rafi sambil menunjuk potongan salmon terakhir. Bella ikut mengangguk cepat. “Gue gak pernah makan sushi sehalus ini sumpah.” Kesya hanya tertawa kecil sambil mengunyah. “Ya makan aja. Tadi juga kalian yang heboh pengen coba.” Dimas menyandarkan tubuh di kursinya. “Kes, ini bukan makanan biasa. Ini makanan level CEO.” Rina langsung menimpali. “Fix Angkasa bener-bener perhatian sama lo.” Kesya mendengus kecil. “Udah ah jangan lebay.” Mereka masih tertawa dan bercanda. Namun di lantai atas… Suasana sangat berbeda. Di rua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD