Zee Hamil

833 Words

David memungut benda yang sedari tadi mencuri perhatiannya. Sementara itu, Zee masih asyik dengan siomay di kotak sterofomnya, sama sekali tidak menyadari bahwa test pack yang ia sembunyikan kini telah berpindah tangan. "Untuk apa kau membeli ini, Zee?" tanya David, suaranya rendah namun penuh selidik. Zee tersentak. Siomay yang baru saja hendak masuk ke mulutnya jatuh begitu saja, menggelinding di atas lantai. Dengan gerakan kilat, ia menyambar benda itu dari tangan David. Wajah Zee mendadak pasi. Kegugupan yang luar biasa melandanya hingga ia tidak berani mengangkat wajah untuk membalas tatapan David. "Zee?" panggil David lagi, kali ini dengan nada yang mendesak agar Zee menghadap ke arahnya. "Zee, untuk apa kau beli benda itu?" tuntut David, setiap katanya menekan, seolah tidak mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD