Kepala Rumah Sakit

977 Words

"Fokus saja pada pasien ini, Vin!" potong Jonathan dengan nada tinggi, sebuah pengalihan yang sarat akan rasa frustrasi. Pintu ruang tindakan IGD terbuka lebar, menelan brankar Zee dan tim medis ke dalam area steril yang sibuk. Jonathan terpaksa berhenti di ambang pintu, napasnya tersengal saat pintu itu perlahan tertutup, memisahkan dirinya dengan Zee. Di koridor yang kini terasa begitu hening dan dingin, ia berdiri mematung, tepat saat rombongan keluarga David dan di susul orang tua Zee mulai berdatangan dengan wajah-wajah penuh tuntutan rasa penasaran. David melangkah maju dengan napas menderu. Tangannya yang gemetar karena amarah langsung menyambar kerah baju Jonathan, mencengkeramnya begitu kuat hingga kain itu berkerut kasar. "Kenapa kau sengaja mengulur waktu? Kenapa membawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD