Hay guys, jangan lupa komen, ya! Karena saya masih pemula dan butuh banyak kritik saran dari kalian. Kalau ada bagian yang kurang pas, tolong beri saya kritik. Ngetik juga lelah guys, so tulung kasih semangat buat saiyaa, wkwk. Happy reading! -D e m i K i a n- Malam mengelam, Kinan tidak sejengkal pun meninggalkan ranjang Kian. Gadis lima belas tahun itu masih memejamkan mata. Sedangkan di sampingnya Kinan masih senantiasa menggenggam tangan Kian erat. Ia tidak tahu apa yang membuat asma Kian kambuh, sampai gadis itu jatuh pingsan dan harus dirawat di rumah sakit. Dalam pikiran yang sudah bercabang ke segala arah karena satu hal besar yang ia ketahui tentang ayah. Kini satu hal tentang Kian turut serta mengisi cabang dalam pikiran Kinan yang semakin rumit tak terbaca. Gadis itu be

