Bab 24 (18+)

1704 Words

Nina pulang dengan perasaan cemburu , hatinya benar-benar mendidih ketika mengingat Aldio bersama Stefi, bahkan dengan lantang Stefi berani menyentuh suaminya. Biasanya Nina bersikap posesif jika ada mendekati Aldio, tapi kali ini ia menahan perasaannya. Tidak ada orang yang bisa memastikan kapan rasa marah mendadak datang, apalagi semua berawal cemburu. Keberatan mendapatkan suami bersama Stefi, ia menghentakan kaki berulang kali. Nina seperti orang bodoh yang memikirkan suaminya sebentar lagi hanya jadi mantannya. "Dasar Aldio brensek!" Nina mengumpat sendiri. Siang itu sekujur tubuhnya seakan menjadi panas, ia berbaring sambil menendang angin dengan kakinya. "Terus kamu sendiri apa?" Suara menggelegar mengejutkannya, ia bangkit seketika menatap pria yang telah berada di kamarnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD