Bab 158. Lega Dewa

1096 Words

Malamnya Reyna memenuhi janjinya, melayani hasrat terpendam suaminya. Dewa yang telanjang, rebah terlentang di atas ranjang, dan Reyna menindihnya dan sibuk mencumbunya. “Apa sudah siap meluncur, Pak Dewa?” tanya Reyna menggoda. Dia juga telanjang dengan rambut terikat seadanya, menindih tubuh Dewa yang pasrah terlantang dan b*******h. Dewa mengangguk lemah, miliknya sudah terasa tegang dan ingin sekali merasakan kehangatan mulut sang istri tercinta. Reyna terkekeh melihat wajah sayu Dewa. “Sudah nggak tahan ya?” tanyanya sambil memegang milik Dewa. Dewa terkesiap, dan melenguh nikmat. “Ya, Reyna.” Reyna mengecup bibir Dewa sebentar, lalu turun ke d**a singgah di dua putingnya dan memainkannya dengan lidah runcingnya beberapa saat. Dewa mendesah sambil memperhatikan Reyna yang juga m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD