Suara ketukan pintu di pagi hari berhasil mengalihkan fokus Elvira yang pagi itu tengah berkutat di dapur. Ia sontak melongok ke arah jendela luar untuk melihat siapa yang datang. Ia bisa melihat jelas sebuah mobil berwarna putih terparkir di depan rumahnya dari kaca jendela ruang tamu. Dahinya mengernyit, mencoba menerka-nerka, “Siapa yang datang pagi-pagi begini?” batinnya. Ketukan pintu terdengar semakin intens dan kencang. Elvira segera mematikan kompornya, kemudian bergegas membukakan pintu. Dan betapa terkejutnya ia saat melihat sang sahabat telah berdiri di hadapannya dengan senyum manisnya. “Susan? Kirain siapa tadi?" Susan hanya mencebikkan bibir melihat reaksi sahabatnya. “Lama banget bukain pintu, ngapain aja sih di dalam? Molor, ya?" tanyanya seraya menunjuk wajah Elvira

