Tiga hari sudah Satria dirawat di rumah sakit. Luka-lukanya mulai membaik, meski tubuhnya masih terasa lemas. Hari ini, dokter akhirnya mengizinkannya pulang. Namun, bukan ke kontrakan kecil yang biasa ia tinggali bersama Aulia. Kali ini, Pak Hartawan sendiri yang datang menjemput, lalu mengajaknya pulang ke rumahnya di kawasan Menteng, Jakarta. Awalnya Satria menolak. Ada gengsi yang masih tertanam, juga luka lama yang belum benar-benar sembuh. Namun, Pak Hartawan memaksanya, bahkan dengan suara yang tak bisa dibantah. “Kamu anakku, Satria. Sudah cukup kamu hidup susah. Pulanglah ke rumahmu,” ucap Pak Hartawan tegas namun bergetar. Dengan langkah pelan, Satria dan Aulia akhirnya tiba di sebuah rumah megah bergaya klasik Eropa, berdiri anggun di tengah kawasan elite Menteng. Begitu mobi

