Satria mengangguk, menyelipkan ponselnya ke dalam saku celana setelah mengecek beberapa pesan dari asistennya. Alesha masih duduk di sampingnya, menyender pelan ke bahu sang suami, terlihat tenang meski sorot matanya menyiratkan banyak hal yang belum sempat terucap. Pak Hartawan menatap keduanya dengan senyum ringan di wajahnya. Meski tidak terlalu ekspresif, namun ada ketenangan yang mulai kembali terlihat dari raut pria itu setelah melewati malam penuh kekhawatiran di rumah sakit. Tak lama, seorang suster mengetuk pintu perlahan dan masuk membawa map rekam medis. "Permisi, Pak... untuk kepulangan Ibu Aulia, bisa langsung ke bagian administrasi. Semua sudah dibereskan oleh Pak Satria." Pak Hartawan berdiri dan mengangguk sopan. "Terima kasih, Mbak." Setelah suster keluar, Aulia yang s

